Categories
Informasi

Indonesia Bersama Australia Dan Portugal Bentuk Tim Untuk Bantu Pengembangan Domain .TL

PANDI (Pengelola Nama Domain Indonesia) bersama dengan auDA sebagai pengelola nama domain Australia dan DNS.PT yang merupakan pengelola nama domain Portugal membentuk tim untuk mengerjakan proyek pengembangan nama domain. TL untuk Timor Leste.

Proyek ini dimotori oleh APTLD yang merupakan Asosiasi Pengelola Nama Domain Tingat Tinggi Asia Pasifik.

General Manager APTLD, Leonid Todorov merespon positif rencana pengembangan domain .TL dan mengungkapkan bahwa tim gabungan yang terdiri dari ccTLD registri yang telah berpengalaman dalam mengatur ruang lingkup domain.

“Saya yakin dengan tim ini dapat mengembangkan domain .TL secara profesional,” kata Todorov.

Sementara itu Ketua PANDI, Yudho Giri Sucahyo menjelaskan bahwa tim dari PANDI sangat antusias untuk membantu mengembangkan domain .TL ini.

Indonesia Bersama Australia Dan Portugal Bentuk Tim Untuk Bantu Pengembangan Domain .TL

“Kami melihat ini sebagai kesempatan yang baru untuk dapat menawarkan apa yang telah kami pelajari dan terapkan dari rekan-rekan pada kesempatan yang sama,” jelasnya.

Pada sisi lain, Dewan Pengurus dari DNS.PT, Marta Dias bahwa mereka telah lama berinteraksi dengan .TL dan bersemangat untuk dapat membawanya ke level yang lebih tinggi.

“Di kesempatan ini pun kami akan membantu mengembangkan kehadiran bahasa Portugis pada internet melalui proyek ini,” kata Marta yang juga merupakan Dewan Pengurus LusNIC yang merupakan Asosiasi ccTLD yang menggunakan bahasa Portugis.

COO auDA, Bruce Tonkin menjelaskan bahwa dengan kerjasama bersama dengan Portugal dan Indonesia akan memberikan masukan dan saran yang cukup berguna kedepannya untuk pengembangan domain .TL.

Sementara itu, Direktur Departemen Informasi Dan Komunikasi pada Kementerian Transportasi dan Komunikasi Timur Leste, Eng. Nicolau Santos Celestino merasa bahwa pihaknya sangat terbantu dengan proyek pengembangan .TL oleh tim gabungan Indonesia, Portugal dan Australia.

“Kami bersyukur bahwa APTLD dan rekan yang berasal dari Indonesia, Australia dan Portugal bersedia membagi pengetahuannya dalam pengelolaan domain kepada kami. Kalian semua sangat diterima untuk datang di Timor Leste,” jelasnya.

Kedepannya, dalam pertemuan APTLD yang direncanakan pada 20-21 Februari 2020 di Melbourne, Australia akan dilakukan pertemuan susulan dari lima pihak yaitu PANDI, auDA, DNS.PT, MTC dan APTLD untuk membahas tahapan yang diperlukan dalam ruang lingkup implementasi yang kongkrit.