Categories
Situs

Sebuah Situs Hongkong Tawarkan Hadiah Hingga Rp 1,8 M Untuk Siapa Saja Memberikan Informasi Pelaku Pembuangan Bendera China

Sebuah situs Hongkong menawarkan hadiah 1 juta dollar Hongkong atau sama dengan Rp 1,8 miliar untuk membantu melacak demonstran yang melempar bendera Cina pada demonstrasi pada Agustus tahun lalu.

Inisiatif ini diluncurkan untuk memberikan hadiah mencapai 1 juta dollar HK untuk siapa saja yang membantu untuk melacak pihak yang terlibat dalam 30 insiden terkait dengan protes anti-pemerintah yang terjadi pada akhir tahun lalu.

Inisiatif ini sendiri disebut dengan 308 Action yang diiklankan pada halaman depan dua surat kabar pro China. Nama 308 Action sendiri diambil dari tanggal 3 Agustus 2020 yang dimana bendera China diturunkan dari tiang bendera oleh para demonstan dan lalu dibuang ke laut di Tsim Sha Tsui.

Sebuah Situs Hongkong Tawarkan Hadiah Hingga Rp 1,8 M Untuk Siapa Saja Memberikan Informasi Pelaku Pembuangan Bendera China

“Kekerasan dan tindakan ilegal dari sebagian dari mereka telah melukai Hongkong sejak Juni,” bunyi iklan tersebut yang merujuk pada krisis politik Hongkong selama berbulan-bulan karena RUU Ekstradisi yang kontrovesial.

“Kami berasal dari berbagai kalangan mengharapkan dapat memulihkan ketenangan dan stabilitas di Hongkong.”

Pemeriksaan nama domain terkait dengan 803.hk telah digunakan oleh seseorang yang bernama Leung Chun-yin dan telah diluncurkan.

Baik nama pemegang domain China dan Inggris cocok dengan nama mantan kepala eksekutif Hongkong yang saat ini telah menjabat sebagai Wakil Ketua Konferensi Konsultatif Politik Rakyat China.

Setelah insiden pelemparan bendera China di Tsim Sha Tsui, Leung menulis di akun Facebooknya bahwa dirinya menawakan 1 juta dollar HK bagi mereka yang dapat memberikan informasi yang mengarah pada penangkapan tertuduh.

Kantor Leung tidak menanggapi pertanyaan mengenai tawaran tersebut tetapi mantan pemimpin Hongkong ini telah mempromosikan kampanye di Facebook dan meminta orang untuk turun menyebarkan apa yang ditulisnya tersebut.

Situs web tersebut juga menyatakan bahwa anggota masyarakat akan diberi hadiah jika informais yang diberikan dapat membuat para pelaku diseret ke pengadilan.

Selain insiden pembuangan bendera China, selama aksi demonstrasi tersebut terdapat bermacam insiden seperti pengrusakan lambang nasional China di kantor penghubung Beijing pada 21 Juli dan lambang kota yang ada di Dewan Legislatif pada 1 Juli serta pendudukan bandara internasional Hongkong pada 13 Agustus.