Categories
Program

Facebook Hentikan Layanan Aplikasi Facebook Lite Pada iOS

Aplikasi versi ringan dari platform media sosial Facebook yaitu Facebook Lite resmi dihentikan. Facebook Lite adalah aplikasi Facebook yang dibuat untuk para pengguna yang tidak sanggup membeli HP kelas high end yang memiliki spesifikasi yang tinggi ataupun memiliki koneksi internet yang cepat dan stabil.

Dengan untuk memenuhi kebutuhan dari pasar tersebut yang cukup besar, Facebook akhirnya menghadirkan Facebook Lite. Akan tetapi, Facebook sepertinya akhirnya memutuskan untuk menghentikan layanan dari aplikasi ini.

Facebook Hentikan Layanan Aplikasi Facebook Lite

Kabar ini sesuai dengan pesan yang dilihat oleh pengguna Facebook Lite di Brasil ketika menggunakan aplikasi Facebook Lite.

Pada dasarnya menampilkan yang menginformasi para pengguna bahwa aplikasi tersebut akan segera dinonaktifkan.

Menurut pernyataan yang dibuat untuk MacMagazine, juru bicara Facebook mengatakan bahwa kurangnya adopsi telah membuat Facebook harus berhenti untuk mendukung aplikasi ini.

“Karena adopsi yang sangat kecil dan peningkatan yang kami lakukan untuk memberikan pengalaman untuk orang di aplikasi kami, kami tidak dapat lagi mendukung Facebook Lite untuk iOS,” tulis juru bicara tersebut.

Pada tahun 2017 lalu, perusahaan yang dimiliki oleh Mark Zuckerberg mengklaim bahwa Facebook Lite telah memiliki 200 juta pengguna bulanan. Pada tahun 2018 lalu terdapat lebih dari 1 miliar download pada aplikasi Facebook Lite untuk pengguna Android.

Categories
Program

Microsoft Berhasil Tambal Celah Keamanan Yang Telah Ada Dari 17 Tahun Lalu

Microsoft baru saja berhasil menambal sebuah celah keamanan atau bug pada sistem operasi Windows. Celah ini rentan dieksploitasi dan dapat disusupi oleh malware yang berjenis Worm.

Celah keamanan yang disebut dengan “SigRed” tersebut ternyata telah ada di Windows Server untuk lebih dari 17 tahun. Hal tersebut diungkapkan oleh firma keamanan siber CheckPoint.

Menurut CheckPoint, celah SigRed ini membuat pihak yang tidak bertanggung jawab dapat mengeksploitasi Windows Domain Name System atau DNS yang terpasang pada server yang menggunakan sistem OS Windows Server.

Jika celah ini dieksploitasi, maka segala hal yang berhubungan jaringan serta komputer yang saling terhubung satu sama lain melalui internet dapat terdampak.

Microsoft Berhasil Tambal Celah Keamanan Yang Telah Ada Dari 17 Tahun Lalu

Windows DNS sendiri memiliki peranan penting untuk menghubungkan komputer dari pengguna dengan internet yaitu dengan cara mengubah nama domain perangkat menjadi alamat IP.

Kepala riset CheckPoint, Omri Herscovici menjelaskan bahwa bug SigRed ini dapat dipicu tanpa interaksi dari sang target sehingga membuat hacker dapat mengeksploitasi komputer server tanpa dapat dideteksi oleh pemilik atau pengguna komputer tersebut.

“Bug tersebut tidak membutuhkan interaksi apapun. Begitu seseorang masuk kedalam sistem yang menjalankan Windows DNS maka dirinya dapat memperluas eksploitasi dengan mudah keseluruh jaringan,” kata Omri.

Karena potensi dampaknya yang besar, CheckPoint dan Microsoft menilai celah SigRed ini sangat berbahaya. Bahkan bug ini diberi tingkat kerentangan sebesar 10 dari skala 0 sampai 10.

Omri bahkan menambahkan bahwa efek yang diakibatkan celah keamanan SigRed dapat menjadi sebesar malware NotPetya dan WannaCry yang sempat melumpuhkan hampir 200 ribu sistem komputer di 150 negara pada 2017 yang lalu.

“Jika celah ini dieksploitasi, kita mungkin dapat menghadapi malware WannaCry jenis baru,” ungkap Omri.

Sebagai antisipasi, pengguna Windows Server versi 2003 hingga 2019 dianjurkan untuk memperbarui OS yang mereka miliki dengan update terbaru ini.

Pembaruan dapat dilakukan dengan mudah melalui menu “Settings” ataupun mengetikkan kata “Updates” di kolom pencarian menu “Start”.

Selain itu, para administrator komputer juga dianjurkan untuk menata kembali sistem IT komputer server yang mereka tangani untuk menghindari terjadinya berbagai hal yang tidak diinginkan.

Categories
Program

Paydinar Tawarkan Kemudahan Bertransaksi Dinar Emas Melalui Aplikasi

Dinar emas sejak berabad-abad lalu dikenal sebagai alat perdagangan yang nilai tukarnya stabil. Pada masa Nabi Muhammad SAW, umat Islam menggunakan dinar emas untuk menjadi alat perdagangan dan juga pembayaran zakat.

Saat ini, sebagain umat Islam menganggap bahwa dinar emas menjadi salah satu instrumen investasi alternatif karena nilai tukarnya yang stabil.

Untuk memfasilitasi dan memudahkan masyarakat didalam berinvestasi syariah dinar emas, PT Visi Emas Indonesia mencoba untuk menghadirkan platform aplikasi digital yang disebut dengan Paydinar. Aplikasi ini menawarkan layanan jual, beli, simpan dan beli dinar emas melalui aplikasi secara online.

Paydinar Tawarkan Kemudahan Bertransaksi Dinar Emas Melalui Aplikasi

CEO Paydinar, Denni Ardianto menyatakan bahwa pembelian dinar emas yang ada di Paydinar sangatlah mudah. Para pengguna dapat melakukan pembelian mulai dari Rp 10 ribu.

Fisik dari dinar emas ini dapat diambil dalam pecahan 1 koin dinar yang kurang lebih sama dengan 4,25 gram emas 22 karat.

“Dengan Paydinar ini kami ini menghadirkan layanan bagi masyarakat yang ingin menjaga nilai asetnya dari ancaman inflasi. Setiap saldo yang ada di dinar emas akan terus mengikuti harga emas yang ada di dunia,” kata Denni.

Paydinar, kata Denni juga memberikan kemudahan transaksi penjualan kembali, kirim koin, donasi, bayar zakat dan pengambilan fisik emas melalu ATM dinar.”

Lebih jauh, menurut Denni, Paydinar memiliki banyak keunggulan. Misalnya adalah proses transaksi yang mudah, sistem keamanan yang dilindungi dengan kode PIN serta OTP, jaminan garansi seratus persen saldo yang tersimpat didalam dan akad transaksi yang sesuai dengan syariat Islam.

Denni menyebut bahwa Paydinar akan diintegrasikan dengan layanan dompet digital. Hal ini dinilai akan lebih memudahkan para pengguna untuk mengalihkan atau mencairkan nilai dinar emasnya ke rupiah secara real time.

“Hal yang sama juga berlaku sebaliknya sehingga aplikasi ini juga dapat digunakan menjadi alat pembayaran yang legal, aman dan bebas dari inflasi,” tutup Denni.

Categories
Program

Cara Menggunakan Tabel Di Microsoft Word

Cara Menggunakan Tabel Di Microsoft Word

Tabel membantu pengguna dapat menyajikan informasi dengan cara yang lebih jelas dan terorganisir. Terdapat beberapa cara untuk membuat tabel didalam sebuah dokumen yang berjenis Word.

Dilansir dari How Stuff Works, berikut ini adalah cara untuk membuat Tabel di Microsoft Word.

  1. Cara Membuat Tabel dari Bilah Alat Tables and Borders
    Arahkan kurson pada tempat pengguna ingin membuat tabel. Setelah itu klik ikon Insert Table yang ada terdapat di bagian alat Tables and Borders yang berada di bagian atas jendela Microsoft. Setelah itu atur sudut tabel sehingga pengguna dapat memperoleh jumlah kolom dan baris yang sesuai dengan kebutuhan. Terakhir adalah klik mouse untuk memasukan tabel ke dokumen.
  2. Cara Membuat Tabel dari Kotak Dialog Insert Table
    Klik pada Table yang ada di menu bar. Setelah itu pilih Insert dan berikut nya pilih Table yang mana akan memunculkan kotak dialog. Setelah itu masukan jumlah baris dan kolom yang dibutuhkan. Jika ingin membuat kolom dan sel tabel dapat diperluas secara otomatis sesuai dengan teks didalamnya maka pilih Autofit. Pilih AutoFormat jika ingin memilih tabel dengan format tertentu. Setelah itu pilih “OK” untuk memasukan tabel.
  3. Cara Menggambar Tabel
    Pilih Table yang ada di Menu. Setelah itu pilih Draw Tabel. Seret pensil secara diagonal melintasi halaman untuk membentuk persegi panjang dimana tabel ini ditempatkan. Gambar garis vertikal dan horizontal untuk membentuk kolom dan baris yang dibutuhkan.
  4. Cara Memodifikasi Tabel
    Pada cara ini, pilih table yang ingin dimodifikasi dengan mengklik kanan mouse. Setelah itu pilih Table Properties. Table Properties juga dapat diakses dari menu Table yang ada di bagian Menu untuk melakukan penyesuaian rataan serta pengaturan ukuran baris dan kolom. Klik “OK” jika telah selesai melakukan perubahan yang diinginkan pada tabel.
  5. Sesuaikan Warna dan Garis Tabel
    Klik pada tab Table. Setelah itu pilih Table Properties. Klik pada tombol Borders dan Shading. Atur pengaturan dari tabel sesuai dengan yang diinginkan. Terakhir adalah klik “OK”.

Itulah beberapa langkah-langkah dalam menggunakan tabel di Microsoft Word baik cara membuat ataupun memodifikasi sesuai dengan kebutuhan.

Categories
Program

Adobe Rilis Aplikasi Edit Dan Filter Foto Bernama Photoshop Camera

Perusahaan software asal Amerika Serikat, Adobe merilis aplikasi Photoshop Camera. Aplikasi ini dibuat secara khusus untuk perangkat smartphone.

Sebagaimana aplikasi lainnya, Photoshop Camera memiliki beberapa alat penyunting yang berfungsi untuk memoles foto.

Aplikasi ini memiliki beberapa fungsi antara lain adalah mengatur tingkat eksposure, saturasi, kontras dan sebagainya. Selain itu, aplikasi ini juga memiliki filter dengan berbagai tema.

Ada filter dengan tema glitch, filter untuk membuat foto terlihat ada didalam komik atau filter pemandangan malam atau siang. Gambar yang ingin diedit juga dapat diambil dari foto yang tersimpan didalam galeri smartphone.

Pengguna juga diberikan kemampuan untuk mengambil langsung dari kamera dengan menggunakan aplikasi ini. Nantinya pengguna dapat menambahkan filter yang diinginkan sekaligus.

Adobe Rilis Aplikasi Edit Dan Filter Foto Bernama Photoshop Camera

Cara kerjanya hampir sama dengan ketika mengambil foto kamera pada fitur Instagram Stories.

“Tujuan dari Adobe adalah memberikan keajaiban Photoshop secara langsung ke jendela bidik kamera smartphone yang anda miliki,” kata CTO Adobe, Abhay Parasnis.

Selain foto, pengguna juga dapat merekam video dengan menggunakan filter yang juga hampir menyerupai Instagram Stories. Didalam aplikasi ini, Adobe juga memberikan fitur yang memungkinkan pengguna untuk mempercantik gambar yang mereka miliki dengan hanya satu sentuhan saja.

Adobe menghadirkan tombol “Magic Wand” atau tongkat sulap yang dapat digunakan untuk memoles foto secara otomatis.

Melihat segara fitur dan filter yang dihadirkan, muncul dugaan apakah Adobe berencana untuk bersaing dengan Snapchat dan Instagram yang telah memiliki fitur yang sama terlebih dahulu.

Namun, Parasnis tidak ingin menyebut kehadiran Photoshop Camera ini untuk menyaingi kamera sosial media seperti Snapchat dan Instagram.

“Saya tidak melihat mereka sebagai kompetitor kami,” kata Parasnis.

Tujuan Adobe kedepan adalah dengan menggandeng sebanyak mungkin mitra yang ingin menghadirkan filter kedalam aplikasi ataupun bahkan kamera bawaan ponsel.

Sebagai langkah awalnya, Adobe telah berkolaborasi dengan penyanyi Amerika Serikat, Billie Eilish untuk menghadirikan filter yang sesuai dengan ciri khas sang penyanyi.

Aplikasi ini akan tersedia untuk perangkan berbasis iOS dan Android. Sejauh ini, Photoshop Camera baru hadir untuk smartphone Pixel, Galaxy dan OnePlus.

Categories
Program

Facebook Hadirkan Fitur Untuk Pantau Para Scammer

Facebook baru-baru ini mengumumkan kehadiran fitur baru yang akan meningkatkan keamanan dari layanan Facebook Messenger. Melalui fitur ini, raksasa media sosial tersebut ingin memberantas aksi para scammer atau orang yang membuat akun tiruan pada platform Facebook.

Facebook disebutkan akan memantau akun yang memiliki aktivitas mencurigakan seperti meminta banyak izin percakapan dalam waktu singkat ataupun mengirimkan permintaan percakapan pada pengguna dibawah 18 tahun.

Facebook Hadirkan Fitur Untuk Pantau Para Scammer

Untuk melakukannya, perusahaan memanfaatkan machine learning supaya dapat mempelajari anomali semacam itu pada Messenger. Jika ditemukan anomali pada sebuah akun maka penerima pesan akan memperoleh notifikasi untuk memblokir ataupun membiarkan pesan dari akun tersebut.

Facebook telah mengeluarkan fitur ini secara terbatas untuk beberapa pengguna Android, sementara itu untuk pengguna iOS baru akan mendapatkan pembaruan ini dalam waktu beberapa pekan ke depan.

Perusahaan mengatakan bahwa fitur ini dihadirkan untuk menghadapi para peniru atau scammer yang ada di Messenger. Selain itu, fitur ini akan dapat digunakan utnuk melindungi para pengguna remaja dari para pelaku kejahatan terutama dari para fedofil.

Walaupun melakukan pemantauan aktivitas akun, Facebook memastikan bahwa fitur end-to-end encyrptions tetap akan aktif. Oleh karena itu, informasi atau pesan yang dikriim pengguna tidak akan dapat dilihat oleh para operator manusia.

Categories
Program

Google Hadirkan Tab Yang Dapat Dikelompokan Dan Diwarnai Pada Browser Chrome

Browser Google Chrome versi dekstop kehadiran fitur baru. Kini, pengguna dapat menambahkan warna pada “tab” yang dibuka dan memberikan pengelompokan didalam sebuah folder.

Fitur pengelompokkan tab ini sesungguhnay telah diuji oleh Google jauh-jauh hari. Namun, kali ini Google mulai merilisnya kepada pengguna umum. Nantinya, pengguna dapat menyortir tab yang tengah dibuka berdasarkan pada topik yang sama, kemudian dikelompokkan didalam satu wadah.

Fitu rini cukup berguna untuk pengguna yang sering melakukan browsing dengan membuka tab dalam jumlah yang cukup banyak. Pengguna juga akan dapat memberikan warna yang berbeda untuk menandai, mempermudah dan merapikan akses tab.

Google Hadirkan Tab Yang Dapat Dikelompokan Dan Diwarnai Pada Browser Chrome

Misalnya, jika pengguna membuka tiga tab yang berisi situs jejaring sosial, maka anda dapat memberikan pengelompokan tiga tab tersebut didalam satu folder yang bernama “Sosmed” atau sejenisnya dan mengubah warna dari tab tersebut.

Untuk mengelompokkan tab didalam sebuah grup, pengguna hanya perlu melakukan klik kanan pada tab yang bersangkutan dan memilih “Add to New Group”. Setelah itu, pengguna dapat memberi nama grup tersebut sesuai dengan topik yang diinginkan dan mengganti latar belakang folder dengan warna yang disediakan oleh Google.

Untuk menambahkan sebuah tab baru ke dalam grup atau folder yang telah ada, anda hanya perlu kembali melakukan klik kanan pada tab terkait dan memilih “Add to Existing Group”. Setelah itu akan muncul pilihan grup yang dapat dipilih.

Fitur ini sendiri akan mulai disediakan secara bertahap di Chrome terbaru versi Windows, Mac dan Linux mulai minggu depan.

Categories
Program

Hacker Jual 500 Ribu Akun Zoom Ditengah Peningkatan Pengguna Aplikasi Video Conference Tersebut

Sejalan dengan diberlakukannya lockdown di banyak negara untuk memutus rantai penyebaran virus corona, berbagai sekolah dan perkantoran pun membatasi aktivitasnya.

Sebagai akibatnya, baik pelajar dan pekerja kantoran pun harus mengandalkan plaform teknologi seperti video conference untuk melakukan aktivitas mereka seperti belajar ataupun bekerja.

Dengan semakin tinggi jumlah negara yang melakukan lockdown maka pengguna dari salah satu aplikasi video conference yaitu Zoom juga naik. Melihat tingginya jumlah pengguna dari Zoom, layanan ini pun menjadi target dari penjahat siber.

Hacker Jual 500 Ribu Akun Zoom Ditengah Peningkatan Pengguna Aplikasi Video Conference Tersebut

Dari laporan perusahaan keamanan siber Cyble, terdapat lebih dari 500 ribu akun Zoom yang diperjualbelikan di dark web.

Tim di Cyble menemukan terdapat peningkatan jumlah akun Zoom per 1 April 2020 yang dijual dengan mencapai 530 ribu akun dengna harga per akunnya adalah 0,0020 dollar AS dengan total senilai Rp 16 jutaan.

Adapun data yang dijual terdiri dari alamat e-mail pengguna Zoom, password, URL meeting pribadi dan kunci host yang dimiliki akun tersebut yang berupa pin 6 digit.

Beberapa detail akun Zoom perusahaan terkenal yaitu Chase dan Citybank juga disebutkan dijual di dark web.

Walaupun Zoom memiliki banyak celah keamanan dan privasi akan tetapi melihat peningkatan jumlah pengguna, Zoom telah langsung melakukan perbaikan untuk menambal celah keamanan tersebut.

Cyble sendiri mengungkapkan bahwa tidak tertutup kemungkinan bahwa yang dijual di dark web adalah data lama yang dikumpulkan selama beberapa tahun terakhir ini.

Categories
Program

Ini Cara Menggunakan Aplikasi Zoom Yang Dapat Mendukung Work From Home

Merebaknya virus corona COVID-19 di Indonesia membuat banyak pihak yang menganjurkan unutk bekerja dari rumah. Kondisi ini pun membuat aplikasi Zoom menjadi pilihan untuk rapat virtual.

Salah satu yang menggunakan aplikasi ini untuk mendukung pekerjaan dari rumah adalah Menteri Keuangan Sri Mulyani. Aplikasi ini digunakan ketika memberikan keterangan pers mengenai APBN pada hari ini, 18 Maret 2020.

Aplikasi Zoom adalah sebuah software yang digunakan untuk melakukan rapat virtual atau teleconference dengan konsep berbagi layar atau sharing screen. Aplikasi ini memungkinkan 100 pengguna berpartisipasi dalam satu pertemuan online.

Ini Cara Menggunakan Aplikasi Zoom Yang Dapat Mendukung Work From Home

Aplikasi ini ada yang gratis dan ada yang berbayar. Jika gratis maka waktu rapat dibatasi hingga maksimal 40 menit untuk sekali rapat. jika ingin mendaptkan lebih dapat menggunakan Zoom Pro dan Zoom Business dengna haga mulai dari 14 dollar AS per bulan.

Berikut ini adalah tata cara untuk meng-instalasi aplikasi Zoom pada perangkat anda.

  1. Komputer atau PC
    1. Masuk ke situs Zoom di zoom.us dan lakukan Sign Up dengan memasukkan alamat e-mail yang digunakan.
    2. Aktifkan akun dengan melakukan konfirmasi pada e-mail yang tadi digunakan untuk mendaftar.
    3. Undang teman yang ingin diajak untuk melakukan rapat dengan memasukan alamat e-mail mereka.
    4. Pilih “Start Meeting Now” untuk melakukan rapat dan secara otomatis nantinya aplikasi akan meminta izin untuk mendownload aplikasi di komputer PC yang akan digunakan.
  2. Pada Ponsel
    1. Sign-In dengan e-mail yang telah didaftarkan tadi.
    2. Klik “New Meetings”.
    3. Pilih “Participants”.
    4. Undang rekan kerja yang akan diajak untuk melakukan rapat dengan “Invite” dan kirimkna pesan undanga.

Itulah cara meng-instalasi dan menggunakan aplikasi Zoom.

Categories
Program

Beberapa Antivirus Terkenal Masih Akan Memberikan Dukungan Untuk Windows 7

Pada awal bulan ini Microsoft resmi memutuskan dukungan untuk perangkat dengan sistem operasi Windows 7. Ini berarti bahwa pengguna berpotensi terancam menjadi korban serangan siber dan juga tidak dapat merasakan fitur baru dari Windows.

Meskipun begitu, Microsoft akhirnya ingin memberikan sedikit dukungan untuk pengguna yang masih memilih menggunakan Windows 7 padahal mereka telah menyediakan langkah dengan memberikan update gratis ke Windows 8 terutama Windows 10.

Alasannya karena banyak pengguna terutama di kalangan pemerintah yang belum dapat melakukan update. Namun, dukungan tersebut akan dikenakan biaya berlangganan yang setiap tahun yang mahal.

Beberapa software antivirus menyatakan komitmen untuk memberikan dukungan kepada pengguna Windows 7. Bahkan beberapa peramban internet atau browser juga menyatakan kesediaan unutk memberikan dukungan real-time ketika penggunakan mengakses internet.

Beberapa Antivirus Terkenal Masih Akan Memberikan Dukungan Untuk Windows 7

Salah satunya adalah Google Chrome dan Microsoft Edge serta Mozilla Firefox. Chrome menyatakan akan tetap memberiakn update keamanan untuk browser pada pengguna yang masih menggunakan Windows 7 hingga Juli 2021. Firefox bahkan diklaim masih memberikan dukungan untuk sistem operasi yang lebih lawas milik Microsoft yaitu Windows XP.

Terdapat juga banyak antivirus ternama yang menatakan akan memberikan dukungan untuk perangkat Windows 7 hingga paling lama dua tahun kedepan. Mereka sendiri mengklaim belum tanggal dukungan ini akan berakhir.

Antivirus AVG dan Avast menyatakan akan memberikan dukungan hingga 2 tahun. Walaupun begitu, kedua perusahaan ini tengah sorotan karena skandal kebocoran data dan pencurian data pengguna. Avast diketahui memantau aktivitas internet penggunanya dan menjual data tersebut.

Avira dan ESET juga menjadi dua antivirus terkenal yang telah diketahui sejak lama yang masih akan memberikan dukungan hingga dua tahun kedepan. Begitu juga dengan antivirus ringan yang bernama BitDefender.

Nama Kaspersky juga muncul sebagai salahs atu penyedia yang akan memberikan dukungan untuk Windows 7. Antivirus lainnya yaitu McAfee juga ikut berpartisipasi untuk memberikan dukungan tetapi mereka baru diketahui hanya berencana untuk memberikan dukungan hingga satu tahun kedepan yaitu hingga Desember 2021.

Tiga antivirus lainnya yaitu Symantec, Norton dan Trend Micro yang sama-sama memberikan dukungan hingga 2 tahun ke depan bagi penggunan Windows 7.

Semuanya diketahui menyediakan layanan antivirus secara gratis. Akan tetapi untuk memperoleh dukungan yang lebih baik dan prioritas lebih dianjurkan untuk menggunakan layanan berbayar dari penyedia antivirus tersebut.