Categories
Informasi

Pengadilan Amerika Serikat Tolak Gugatan Genius Terhadap Google

Pengadilan negara bagian menolak gugatan Genius terhadap Google. Genius menuduh Google telah melanggar persyaratan penggunaan layanan Genius karena Google menyalin lirik dari situs Genius untuk ditampilkan pada hasil pencarian Google.

Selain itu, Genius menegaskan bahwa pihaknya telah menghabiskan beberapa uang untuk melakukan transkripsi lirik lagu pada layanannya melalui prosedur yang tepat. Genius menyakini bahwa apa yang dilakukan oleh Google telah menguntungkan Google.

Pengadilan Amerika Serikat Tolak Gugatan Genius Terhadap Google

“Tuduhan penggugat bahwa tergugat melakukans scraping atau perayapan dan menggunakan liriknya milik penggugat untuk emmperoleh keuntungan sama dengan tuduhan bahwa tergugat mereproduksi transkripsi lirik yang dimiliki oleh penggugat secara tidak sah dan mengambil keuntungan darinya,” kata Hakim Margo Brodie.

Menurut pengadilan, Genius bukanlah pemilik asli hak cipta atas lirik yang ada di layanan emreka. Hal ini juga membuat tuduhan dari Genius kepada Google lebih tepatnya dikategorikan sebagai tuduhan pelanggaran undang-undang hak cipta yang ada pada level federal.

“Mengingat bahwa pengadilan menemukan bahwa semua klaim hukuman negara bagian penggugat didahului pada tingkat federal dan penggugat belum mengajukan klaim pada level federal, pengadilan menolak gugatan karena penggugat gagal menyatakan klaim,” kata Hakim.

Categories
Informasi

DPR Khawatirkan Rencana Kominfo Bangun Data Center Nasional Dengan Dana Asing

Anggota Komisi I DPR RI Sukamta mempertanyakan langkah dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) yang akan membangun Pusat Data Nasional (PDN) dengan bantuan yang berasal dari dana asing. Hal ini berpotensi untuk membuka penambangan data nasional oleh pihak asing.

“Mengapa untuk membangun data center yang penting dan merupakan infrastruktur vital pemerintah di era digital seperti saat ini harus menggunakan dana asing? Semua data pemerintah akan ada didalam pusat data itu seperti NIK. Wajar jika timbul kekhawatiran jika nantinya ada campur tangan asing disana,” kata Sukamta.

Politikus PKS tersebut berkata bahwa keterlibatan dari Prancis dalam proses pembiayaan ini adalah bukti bahwa Indonesia belum dapat mandiri. Menurutnya, kedaulatan negara harus tetap dijaga secara utuh.

DPR Khawatirkan Rencana Kominfo Bangun Data Center Nasional Dengan Dana Asing

Dimulai dari sana, ia meminta Menkominfo Jhonny G. Plate menjelaskan mengenai skema kerjasama yang akna dilakukan oleh Indonesia dengan Prancis dalam pembiayaan PDN itu.

Menurutnya, kerjasama ini sangatlah mengkhawatirkan jika Prancis juga ikut serta dalam penentuan spesifikasi teknis dan implementasinya. Sukanta mengatakan bahwa Indonesia sebenarnya memiliki banyak pemain lokal yang memiliki kompetensi untuk terlibat didalam pembangunan Pusat Dana Nasional yang bersaing secara global. Bahkan, lanjutnya terdapat penyedia cloud computing skala global yang menumpang pusat data di Indonesia.

“Bibit-bibit yang kompeten harusnya kita dukung. Jangan justru kita membesarkan kepentingan asing,” jelas Sukamta.

Sebelumnya, Jhonny menyatakan bahwa pemerintah Prancis melalui duta besarnya di Indonesia yaitu H.E. Olivier Chambard mengungkapkan bahwa pemerintah Prancis bersedia untuk membiayai proyek data center Indonesia tersebut.

Pernyataan ini diungkapkan oleh Jhonny pada pertemuan yang bertajuk “Pemerintah RI-Prancis Bahas Tiga Kerjasama Percepatan Transformasi Digital” di kantor Kemenkominfo.

“Secara khusus hari ini Dubes mengatakan bahwa pemerintah Prancis siap untuk membantu dalam pembiayaan dan mengambil langkah didalam pembangunan data center milik pemerintah Indonesia,” kata Jhonny.

Akan tetapi baik Menkominfo dan Dubes Prancis tidak ingin menyebutkan jumlah dana yang akan dihabiskan untuk membiayai proyek ini. Untuk diketahui, Kominfo tengah berencana untuk membangun PDN di Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Sebuah tanah yang merupakan bekas tambang batubara dengan luas 20 hektare telah disiapkan untuk proyek PDN ini.

Hal ini disampaikan oleh Asisten Pemerintah dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Provinsi Kalimatan Timur, M. Jauhar Efendi. Ia mengatakan bahwa pemerintah pusat tengah melakukan studi kelayakan untuk menetukan posisi dari PDN ini.

“Saya yang hubungi langsung Pemkab Kukar untuk menyediakan lahan dengan luas 20 hektar untuk menjadi PDN,” kata Jauhar.

Categories
Informasi

Netflix Berlakukan Harga Baru Untuk Pengguna Indonesia Per 1 Agustus 2020

Mulai 1 Agustus 2020, layanan streaming video on-demand Netflix resmi menetapkan harga baru untuk pengguna Indonesia. Hal ini sejalan dengan kebijakan pemerintah yang tertuang pada Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 48/PMK.03/2020 yang telah ditetapkan pada Juli lalu.

Didalam PMK ini, diatur bahwa produk digital impor dalam bentuk barang yang tidak berwujud atau jasa yang artinya termasuk layanan streaming online dikenakan PPN sebesar 10 persen.

“Seperti yang diinformasikan di media, Pemerintah Indonesia akan menggunakan PPN pada layanan digital termasuk didalamnya Netflix per 1 Agustus 2020,” kata juru bicara Netflix.

Netflix Berlakukan Harga Baru Untuk Pengguna Indonesia Per 1 Agustus 2020

Netflix mengatakan bahwa daftar perubahan harga ini juga telah diinformaiskan kepada semua pelanggang Netflix yang baru maupun lama.

“Untuk anggota baru Netflix, mereka telah dapat melihat harga berlangganan yang baru mulai hari ini. Informasi terkait dengan perubahan biaya ini juga telah mulai kami sampaikan ke anggota lama kami,” lanjutnya.

Harga paket berlangganan Netflix yang baru di Indonesia mengalami kenaikan variatif mulai dari Rp 5 ribu hingga Rp 17 ribu setelah dikenakan PPN 10 persen. Adapun harga langgang baru Netflix per 1 Agustus 2020 adalah:

  • Paket Mobile dari Rp 49 ribu menjadi Rp 54 ribu
  • Paket Basic dari Rp 109 ribu menjadi Rp 120 ribu
  • Paket Standard (HD) dari Rp 139 ribu menjadi Rp 153 ribu
  • Paket Premium (Utra HD/HD) dari Rp 169 ribu menjadi Rp 186 ribu

Pada pagi hari tanggal 1 Agustus 2020, situs Netflix Indonesia masih menampilkan daftar harga langganan lama yang masih belum diperbarui.

Tidak hanya Netflix, pajak ini juga berlaku untuk produk digital lainnya seperti langganan streaming musik, film, aplikasi game digital hingga jasa online yang berasal dari luar negeri.

Dengan begitu, melalui penunjukkan Kementerian Keuangan melalui Dirjen Pajak maka para penyedia jasa luar negeri, penyelenggara PMSE (Perdagangan Melalui Sistem Elektronik) luar negeri ataupun dalam negeri dapat mulai memungut PPN sesuai dengan peraturan lengkap mengenai tata cara pemungutan, penyetoran dan pelaporan PPN yang dapat dilihat langsund di PMK No.48/PMK.03/2020 di situs pajak.go.id.

Categories
Informasi

Kaspersky Peringatan Bank Dan Lembaga Keuangan Di Asia Tenggara Untuk Perkuat Sistem Keamanan Siber Mereka

Pandemi COVID-19 mendorong peningkatan pengguna layanan perbankan online dan e-wallet di Asia Tenggara. Oleh karena itu, perusahaan keamana siber Kaspersky memperingatkan bank dan layanan keuangan di wilayah Asia Tenggara untuk berkaca pada kasus serangan siber yang dialami oleh Bank Bangladesh beberapa tahun yang lalu.

Kaspersky menekankan sektor keuangan harusnya dapat memanfaatkan data ancama komprehensif unutk memperkuat sistem keamanan yang mereka miliki untuk mencegah serangan dari kelompok kejahatan siber seperti Lazarus yang diduga berada di belakang serangan terhadap Bank Bangladesh yang menyebabkan kerugian jutaan dollar.

Kaspersky pada laporan sebelumnya mengungkapkan bahwa sample malware yang terkait dengan kegiatan Lazarus muncul ditengah lembaga keuangan, pengembang perangkat lunak casino untuk perusahaan investasi dan bisnis mata uang kripto yang berada di beberapa negara seperti Indonesia, Thailand, Vietnam dan Malaysia.

“Kasus masa lalu itu dapat memberikan kita semacam pengingat yang harus diperhatikan supaya dapat membangun hari ini dengan lebih aman. Ini berlaku untuk sektor keuangan dan organisasi lainnya terutama terkait dengan keamanan siber,” kata Yeo Siang Tiong, General Manager Kaspersky Asia Tenggara.

Kaspersky Peringatan Bank Dan Lembaga Keuangan Di Asia Tenggara Untuk Perkuat Sistem Keamanan Siber Mereka

Yeo menilai bahwa sangat penting untuk bank dan lembaga lainnya di Asia Tenggara untuk mengetahui bagaimana menggunakan intelijen ancaman sebagai tindakan pencegahan upaya jahat terhadap sistem yang mereka miliki.

“Kami telah memantau kelompok Lazarus untuk bertahun-tahun. Melalui intelijen ini, solusi kami adalah dapat mendeteksi malware yang mungkin mereka gunakan jika mereka mencoba untuk memasuki sistem perbankan. Kami dapat memblokir, menganalisis file berbahaya dan mengingatkan tim TIK organisasi mengenai taktik dan teknik yang harus diwaspadai berdasarkan perilaku serangan sebelumnya sehingga dapat menghindari dan menyelamatkan kemungkinan kerugian jutaan orang baik secara finansial ataupun profesional,” kata Yeo.

Pencurian siber yang dialami oleh Bank Bangladesh menyebabkan bank tersebut menderita kerugian 81 juta dollar. Selain kerugian finansial, kasus ini menyebabkan beberapa tuntutan hukum, kerugian reputasi dan denda miliaran, satu dakwaan dan penangkapan serta pengunduran diri resmi dari beberapa pejabat bank dan pemutusan hubungan kerja.

Kaspersky juga menyorot pentingnya sektor manusia ketika berbicara mengenai pengamanan sistem keuangan. Kaspersky mengutip sebuah laporan dan membuktikan bahwa kasus seperti ini biasanya diawali dari serangkaian email spear phising. Sayangnya, email tersebut malah diklik oleh seorang staff bank yang tidak teliti dan tidak mengetahui seberapa bahaya email tersebut.

Spear phising adalah penipuan menggunakan email yang ditargetkan kepada individu, organisasi ataupun bisnis tertentu. Walaupun sering bertujuan untuk mencuri data untuk tujuan berbahaya, para pelaku kejahatan siber terkadang juga memasang malware di komputer pengguna yang dijadikan target.

Ancaman phising dan spear phising ini terbukti masih ada karena Kaspersky telah mendeteksi adanya 40 juta upaya terkait phising dan spear phising diseluruh dunia selama 5 bulan pertama 2020.

Categories
Informasi

Ini Tanggapan Pakar Keamanan Siber Terkait Banyaknya Akun Ilegal Layanan Streaming Online Seperti Netflix

Ditengah kepopuleran layanan streaming online seperti Netflix, YouTube dan Spotify, jumlah penjualan akun ilegal masih cukup tinggi dan sering ditemui di platform media sosial hingga situs e-commerce Indonesia.

Akun-akun ilegal ini dijual dengan harga yang jauh lebih murah dibandingkan harga berlangganan resmi. Pihak penjual akun pun menawarkan berbagai paket mulai dari bulanan hingga satu tahun.

Melihat fenomena ini, praktisi keamanan siber, Alfons Tanujaya menjelaskan bahwa metode penjualan akun ini tidak hanya merugikan perusahaan streaming akan tetapi juga pengguna.

“Penjual yang menjual akun dengan harga lebih murah ini memiliki resiko akun akan di suspend oleh pihak penyedia layanan. Biasanya karena akun ini dibagikan lagi atau terdapat kondisi tertentu yang tidak boleh dilanggar oleh pemakai dari akun ilegal ini,” kata Alfons.

Ini Tanggapan Pakar Keamanan Siber Terkait Banyaknya Akun Ilegal Layanan Streaming Online Seperti Netflix

Menurut Alfons, para pengguna sebaiknya tidak memasang aplikasi yang diluar toko aplikasi resmi seperti App Store ataupun Google Play Store karena dapat saja telah disiapkan celah keamanan pada aplikasi yang akan dipasang sehingga menyebabkan kerugian yang lebih besar.

“Resikonya dapat saja kebocoran kredensial dari pengguna hingga menyebabkan kerugian yang tidak sedikit terutama pada segi finansial,” lanjut Alfons.

Kredensial pembeli adalah metode ketika pengguna melakukan input username dan password ketika akan Log In dengan akun yang dibeli secara ilegal tersebut.

Apalagi mengingat pihak penjual juga meminta akun GMail pembeli sebelum dapat melakukan proses Log In pada aplikasi streaming.

“Waspada terhadap semua jenis tipu daya aktivasi yang meminta kredensial dari pembeli. Misalnya adalah memasukkan username dan password karena ini sangat berpotensi menyebabkan pencurian kredensial melalui metode phising,” tegasnya.

Alfons pun membagikan cara alternatif untuk pengguna yang ingin berlangganan layanan streaming dengan harga yang lebih terjangkau namun aman.

“Jikan ingin mencari alternatif yang lebih murah itu dapat saja beberapa orang berlangganan paket keluarga setelah itu dibagi secara merata dengan jumlah orang. Nantinya harga perorang akan lebih terjangkau,” jelas Alfons.

Categories
Informasi

Facebook Hadirkan Fitur Untuk Mematikan Iklan Politik

Tidak bisa dibantah bahwa Facebook menjadi salah satu tempat untuk para politisi dalam membangun citra yang mereka miliki. Tidak sedikti dari mereka yang rela membayar untuk memasang iklan politik di platform tersebut.

Iklan ini pun tidka jarang membuat para pengguna merasa tidak nyaman. Oleh karena itu, Facebook menghadirkan sebuah tool atau alat uintuk mematikan iklan berbau politik sesuai dengan keinginan dari pengguna.

Semua iklan yang berbau politik, sosial dan isu pemilu terkait kandidat politik ataupun organisasi politik yang diduga membayar iklan di Facebook dapat dinon-aktifkan.

Walaupun begitu, menurut CEO Facebook Mark Zuckerberg hadirnya fitur ini bukan untuk mengajak pengguna menjadi golput atau tidak menentukan pilihan politik mereka.

Facebook Hadirkan Fitur Untuk Mematikan Iklan Politik

“Kami tetap akan mendorong orang untuk memilih dan menyalurkan pilihan politik mereka,” kata Zuckerberg.

Zuckerberg menambahkan terkait unggahan Presiden Trump yang dimana dirinya mengungkapkan bahwa akuntabilitas dari seorang kandidat baru akan terlihat melalui pemilu.

“Itu sebabnya, saya pikir kami harus menjaga keterbukaan mungkin dari platform ini seiring dengan usaha dalam meningkatkan partisipas pemilih,” kata Zuckerberg.

Fitur ini mulai tersedia pada semua pengguna didalam beberapa minggu kedepan.

Pengumuman fitur ini muncul setelah Facebook banyak dikritik beberapa pihak karena mengizinkan penayangan iklan politik dan terkadang mempublikasikan informasi yang keliru.

Terutama, baru-baru ini Facebook juga diprotes pihak luar dan internalnya sendiri karena tidak menghapus unggahan dari Presiden Trump yang mereka nilai mengglorifikasikan kekerasan.

Sikan Facebook ini sangat berbeda dengan Twitter didalam menyikapi konten yang diunggah oleh Trump.

Twitter memilih untuk menyembunyikan kicauan Trump yang diunggah pada platformnya. Twitter juga telah menolak iklan politik pada platformnya sejak tahun lalu yang dimana tidak hanya berlaku di Amerika Serikat akan tetapi seluruh dunia.

CEO Twitter, Jack Dorsey mengatakan bahwa salah satu alasannya adalah untuk mencegah peredaran informasi palsu atau hoax yang dianggap sering di temui pada iklan politik. Akan tetapi, Zuckerberg memiliki alasan tersendiri terkait informasi politik di Facebook.

“Kami memiliki aturan untuk melawan ujaran yang akan melukai fisik atau menekan pemilihan suara dan tidak ada pengecualian dari hal tersebut,” kata Zuckerberg.

Categories
Informasi

LIPI Siap Menggelar Indonesia Science Expo 2020 Pada November Yang Akan Datang

Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia atau LIPI baru-baru ini meresmikan Indonesia Science Expo (ISE) di Auditorium LIPI, Jakarta.

ISE rencananya akan diselenggarakan pada 19-22 November 2020 di ICE BSD, Serpong, Tangerang Selatan. Ini adalah acara rutin tahunan yang diselenggarakan sejak 2015 yang bertujuan untuk mengedukasi serta membangun kesadaran masyarakat terhadap sains yang ada pada kehidupan sehari-hari kita.

Kepala LIPI, Laksana Tri Handoko menjelaskan bahwa tahun ini akan banyak menghadirkan science experience dengan mengusung tagline “In-Fun-Ity Science Exploration”.

Sesuai dengan nama tagline-nya, ini dimasudkan untuk mengenalkan science secara menyenangkan sehingga dapat dikembangkan oleh berbagai kalangan.

LIPI Siap Menggelar Indonesia Science Expo 2020 Pada November Yang Akan Datang

“ISE ini merupakan ajang untuk membumikan sains sehingga dapat dijangkau oleh semua kalangan dan kelompok usia. Kami ingin pameran science ini nantinya akan dinikmati oleh semua orang dan tidak lagi terlihat menakutkan terutama adanya kesan ajang ini hanya terbatas bagi peneliti,” jelas Handoko.

Adapun rangkaian acara untuk ISE 2020 adalah menghadirkan sains sebagai eksibisi hasil penelitian dari berbagai lembaga penelitian, industri dan perguruan tinggi dengan mencakup acara Science Movie, Science Show dan Talkshow.

Selain itu juga akan ada seminar dan konferensi internasional serta berbagai kegiatan kompetisi ilmiah diantaranya LIPI Yong Scientist Award, Lomba Karya Ilmiah dan National Young Inventors Award.

Bambang Brodjonegoro, Menteri Riset dan Teknologi sekaligus yang menjadi Kepala Teknologi Riset Inovasi Nasional (BRIN) juga hadir pada peresmian Indonesia Science Expo 2020.

Ia mengatakan bahwa sains bergantung pada regenerasi selanjutnya. Edukasi sains terutamanya untuk generasi muda sangatlah penting untuk perkembangan IPTEK pada masa yang akan datang.

Untuk mengembangkan IPTEK pada masa yang akan datang dibutuhkan generasi muda yang memang memiliki minat dengan bidang ini.

“Oleh dari itu, kami menekankan ISE dengan kegiatan yang menyenangkan sekaligus mengedukasi supaya para geneasi muda ini tertarik dan nantinya dapat menghasilkan inovasi baru,” kata Bambang.

Categories
Informasi

Google Bakal Segera Dapat Menerjemahkan Bahasa Isyarat

Google Translate adalah salah satu fitur yang dimiliki oleh Google dan telah melakukan pekerjaannya sebagai aplikasi translator yang cukup baik untuk menerjemahkan satu bahasa ke bahasa lainnya.

Proses menerjermahkan bahasa dengan Google Translate dapat bermacam-macam secara tertulis, suara, memotret objek dalam bahasa asing dan proses scan.

Lalu, bagaimana jika Google Translate akan mendukung penerjemahannya dengan metode komunikasi dengan keterampilan bahasa isyarat?

Google Bakal Segera Dapat Menerjemahkan Bahasa Isyarat

Menurut Google, mereka telah berhasil mengembangkan sebuah kecerdasan buatan atau AI yang dapat menafsirkan tanda ataupun gestur dari sebuah bahasa isyarat menjadi sebuah ucapan.

Google mengatakan bahwa pihaknya telah berencana untuk mengembangkan teknologi ini menjadi lebih kuat dan stabil, memperbanyak jumlah gestur serta gerakan yang dapat dideteksi dengan baik dan mendukung gerakan yang dinamis secara real-time.

“Kami percaya bahwa mempublikasikan teknologi ini akan memberiakn dorongan untuk ide kreatif yang lebih baru oleh komunitas peneliti dan pengembang,” tambah Google.

Teknologi ini sesungguhnya belumlah sempurna yang dimana masih hanya dapat menangkap sebagian percakapan karena hal lain seperti ekspresi wajah serta kecepatan penandatanganan dapat saja terlewat.

Categories
Informasi

Indonesia Bersama Australia Dan Portugal Bentuk Tim Untuk Bantu Pengembangan Domain .TL

PANDI (Pengelola Nama Domain Indonesia) bersama dengan auDA sebagai pengelola nama domain Australia dan DNS.PT yang merupakan pengelola nama domain Portugal membentuk tim untuk mengerjakan proyek pengembangan nama domain. TL untuk Timor Leste.

Proyek ini dimotori oleh APTLD yang merupakan Asosiasi Pengelola Nama Domain Tingat Tinggi Asia Pasifik.

General Manager APTLD, Leonid Todorov merespon positif rencana pengembangan domain .TL dan mengungkapkan bahwa tim gabungan yang terdiri dari ccTLD registri yang telah berpengalaman dalam mengatur ruang lingkup domain.

“Saya yakin dengan tim ini dapat mengembangkan domain .TL secara profesional,” kata Todorov.

Sementara itu Ketua PANDI, Yudho Giri Sucahyo menjelaskan bahwa tim dari PANDI sangat antusias untuk membantu mengembangkan domain .TL ini.

Indonesia Bersama Australia Dan Portugal Bentuk Tim Untuk Bantu Pengembangan Domain .TL

“Kami melihat ini sebagai kesempatan yang baru untuk dapat menawarkan apa yang telah kami pelajari dan terapkan dari rekan-rekan pada kesempatan yang sama,” jelasnya.

Pada sisi lain, Dewan Pengurus dari DNS.PT, Marta Dias bahwa mereka telah lama berinteraksi dengan .TL dan bersemangat untuk dapat membawanya ke level yang lebih tinggi.

“Di kesempatan ini pun kami akan membantu mengembangkan kehadiran bahasa Portugis pada internet melalui proyek ini,” kata Marta yang juga merupakan Dewan Pengurus LusNIC yang merupakan Asosiasi ccTLD yang menggunakan bahasa Portugis.

COO auDA, Bruce Tonkin menjelaskan bahwa dengan kerjasama bersama dengan Portugal dan Indonesia akan memberikan masukan dan saran yang cukup berguna kedepannya untuk pengembangan domain .TL.

Sementara itu, Direktur Departemen Informasi Dan Komunikasi pada Kementerian Transportasi dan Komunikasi Timur Leste, Eng. Nicolau Santos Celestino merasa bahwa pihaknya sangat terbantu dengan proyek pengembangan .TL oleh tim gabungan Indonesia, Portugal dan Australia.

“Kami bersyukur bahwa APTLD dan rekan yang berasal dari Indonesia, Australia dan Portugal bersedia membagi pengetahuannya dalam pengelolaan domain kepada kami. Kalian semua sangat diterima untuk datang di Timor Leste,” jelasnya.

Kedepannya, dalam pertemuan APTLD yang direncanakan pada 20-21 Februari 2020 di Melbourne, Australia akan dilakukan pertemuan susulan dari lima pihak yaitu PANDI, auDA, DNS.PT, MTC dan APTLD untuk membahas tahapan yang diperlukan dalam ruang lingkup implementasi yang kongkrit.

Categories
Informasi

Situs E-Commerce Di Indonesia Diwajibkan Gunakan Domain .id

Pemerintah Indoensia baru-baru ini mengeluarkan sebuah aturan baru yang dimana seluruh platform e-commerce yang ada di Indonesia diharuskan untuk menggunakan domain .id.

Aturan yang telah dikeluarkan melalui Peraturan Pemerintah Nomor 80 Tahun 2019 ini tentunya berdampak cukup besar kepada situs e-commerce Indonesia seperti Bukalapak dan Tokopedia. Pasalnya kedua situs e-commerce terbesar di Indonesia tersebut masih menggunakan domain dengan ekstensi .com.

Situs E-Commerce Di Indonesia Diwajibkan Gunakan Domain .id

Pemerintah sendiri berargumen bahwa peraturan ini dibuat bertujuan untuk seluruh situs e-commerce di Indonesia dapat lebih mudah dikenali karena domain .id menjadi penanda bahwa situs tersebut adalah situs yang berasal dari Indonesia.

Akan tetapi banyak pihak yang mengkritik peraturan ini dan mengatakan bahwa penggantian nama doamin sebuah situs tidaklah mudah dan akan berdampak pada terganggunya layanan untuk para konsumen.

Apalagi setiap situs e-commerce juga telah memiliki pengaturan di Google Ads untuk mempromosiakn situs yang mereka miliki. Jika domain tersebut diganti, maka pengaturan di Google Ads juga harus diubah total sehingga dapat menyebabkan terjadi penambahan biaya operasi pengelola situs e-commerce tersebut.

Salah satu cara terbaik yang dapat dilakukan adalah dengan menggunakan proses redirect atau mengarahkan ulang dari nama domain pada para pengguna ketika mengakses situs dari .com ke domain berekstensi .id. Hal ini dapat membuat pengguna tidak kebingunan ketika mengakses situs e-commerce yang ingin mereka gunakan.